Breaking News

Monday, 26 September 2016

A. Jaringan Peer To Peer
jaringan komputer
Jaringan peer to peer adalah jenis jaringan yang diistilahkan dengan non-dedicated server, yaitu dimana server tidak hanya berperan sebagai server utuh, tetapi juga dapat berperan sebagai workstation. Tipe jaringan ini biasanya digunakan apabila semua komputer ingin digunakan sebagai client dan pada saat yang bersamaan akan berfungsi sebagai server dalam melakukan sharing data, file maupun perangkat lainnya.
Komputer peer to peer tidak memerlukan sistem operasi yang khusus untuk server, semua perangkat komputer bisa terhubung dan saling mengakses satu sama lain dengan jenis sistem operas standar.


Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer To Peer
a. Keunggulan 
  1. Komputer dalam jaringan dapat saling berbagi pakai fasilitas yang dimilikinya seperti : harddisk, drive, fax/modem, printer
  2. Biaya operasional murah
  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, karena jika salah satu komputer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
b. Kelemahan
  1. Troubleshooting jaringan lebih sulit dibandingkan dengan jaringan client server, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Pada jaringan client server, komunikasinya terjalin antara server dengan workstation.
  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server.
  3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur kemanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
B. Jaringan Client-Server
jaringan komputer client server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain, sedangkan Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server

Keunggulan dan Kelemahan :
Seperti halnya tipe jaringan peer to peer, tipe ini juga memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya yaitu : 
a. Keunggulan
  1. Kecepatan aksesnya lebih tinggi
  2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik
  3. Sistem backup data lebih baik
b. Kelemahan
  1. Biaya operasional pasti lebih mahal
  2. Dibutuhkan  satu komputer khusus yag berkemampuan leih ditugaskan sebagai server
  3. Sangat ketergantungan pada server, karena jika server mengalami  gangguan atau masalah, maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu

bentuk jaringan komputer rumah
Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sebuah sistem komunikasi antara dua buah komputer atau lebih melalui media transmisi dan komunikasi baik berupa kabel (wire) maupun signal (wireless) sehingga dapat saling berbagi (sharing) data atau file dan perangkat lainnya.

Menurut Wikipedia Indonesia :
Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer

distribusi jaringan
Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.

Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.

Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979. Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.

Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.

Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajahi komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Program inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.

Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

(Sumber Wikipedia Indonesia)






Sunday, 25 September 2016

Surat untuk Tulang Rusuk Yang Hilang

 jilab muslimah

Ukhti..
Kau mungkin agak lelah dalam penantian, tapi yakinlah bahwa aku kan datang menjemputmu. Bukan bak pangeran berkuda putih yang gagah atau pun bak pujangga yang melamarmu dengan sejuta puisi. Ku akan menjemputmu dengan sebuah kesederhanaan untuk membawamu membangun cinta dalam naungan-Nya.

Ukhti..
Kau lah tulang rusukku yang hilang, maka bersabarlah sampai ku datang menyempurnakan dien kita. Kau lah bidadariku kelak, maka jagalah izzah mu sampai ku datang dengan gagah pada ke dua orang tuamu. Bukan untuk mengajakmu menyenangkan syetan dalam maksiat.

Ukhti..
Nantilah aku dengan penuh ketenangan. Tenangmu bukan berarti diam tanpa arti. Tenangmu bukan berarti hanya menunggu termenung. Namun tenangmu adalah doa dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 

Ukhti.. 
Sabarlah dalam penantianmu. Ku tahu kau setegar Fatimah, secerdas Aisyah namun kau tak seberani Khadijah yang berani melamar Rasulullah Alaihi Wasallam lebih dulu. Tapi aku yakin, di balik ketidak beranianmu tersimpan sejuta arti untuk pangeranmu kelak.

Ukhti..
Jagalah Iffahmu sebelum ku jemput. Jagalah hijjabmu tuk senantiasa terperihara. Bukan untukku, tapi untuk dirimu sendiri. Tapi hati ini tak mampu menolak, kau begitu mempesona saat kau halal untukku kau di balut jilbab yang begitu indah.

Ukhti..
Dekatkanlah dirimu kepada Allah sebelum kau mendekat pada ku nanti. Dia lah yang lebih tau yang terbaik untukmu,Dia lah yang mampu mendekatkan hati kita, Dia lah yang mampu membolak-balikkan kita. Maka senantiasalah serahkan hatimu untukNya.

Ukhti..
Kau lah bidadariku. Maka percantiklah dirimu dalam penantian dengan memperbaiki dirimu, dengan memperbanyak ilmu. Karna ku yakin dan kau pun yakin, wanita yang baik untuk laki-laki yang baik.

Yakinlah yaa ukhti fillah..Sang Sutradara kehidupan sedang memberikanmu jalan untuk menggapai Jannah-Nya.



Saturday, 24 September 2016

Awalnya saya kurang tertarik untuk mengutak atik laptop yang biasa saya pakai jika masih ada alternatif, salah satu nya adalah ketika saya harus membagi koneksi internet dari Modem Smart Frend ke perangkat wireless. Hal ini karena saya sudah memiliki wireless hub dan Access Point, itu beberapa bulan yang lalu sebelum peangkat tersebut di angkut oleh teman saya untuk membangun jaringan hot spot nya.

Akhirnya saya pun memilih ad hoc sebagai alternatif, hal ini dikarenakan saya harus melakukan update software pada perangkat tablet teman saya, dikarenakan pada jaringan koneksi tablet ini hanya tersedia Wi-Fi sebagai perangkat koneksi internetnya. Merek tablet itu sendiri adalah Acer A500 Iconia dengan sistem operasi Android  versi lama dan belum support modem USB.
 
Di laptop sendiri saya sudah terlanjur memasang Windows 8 Pro yang saya dapat dari seorang teman juga. Disini saya melihat ada yang beda cara menyeting adhoc pada windows 8 dengan versi windows sebelumnya. Awalnya agak sedikit bingung, tapi wal hasil jawaban selalu ada selama kita mau mencarinya. Mbah yang serba tau pun memberi jawaban ketika melakukan pencarian di berandanya.
Ok....supaya tidak panjang dan lebar, inilah sedikit cara dalam melakukan seting adhoc pada windows 8. Cara ini sudah banyak dikupas, saya hanya memberikan tambahan saja. 
Persiapan Awal :
Pada layar utama windows 8, ketik "CMD" tanpa tanda kutip
Setelah icon aplikasi Command Promp muncul klik kanan di icon tersebut lalu pada layar bagian bawah pilih Run as Administrator
Sekarang anda sudah masuk dijendela kerja Command lalu ketik perintah berikut :

 
netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=GKOM key=12345678
ssid bisa anda ganti dengan nama koneksi yang akan muncul jika jaringan anda diakses lewat wi-fi oleh perangkat lain
key diisi dengan password anda

setelah itu tekan Enter jika perintah yang anda masukkan benar maka akan muncul pesan bahwa anda sudah sukses membuat wireless laptop anda menjadi hotspot. Selanjutnya anda menjalankan perintah dibawah ini untuk memulai memancarkan koneksi.
netsh wlan start hostednetwork
lalu tekan Enter. Skarang jaringan adhoc anda sudah berjalan, untuk pengujian silahkan hubungkan perangkat yang sudah memiliki wifi ke laptop anda lalu ping ke ip address laptop anda.
Untuk menghentikan pancaran adhoc ketik :
netsh wlan stop hostednetwork





Sebelum kita membahas lebih detail mengenai model-model internetworking dan spesifikasi-spesifikasi dari model OSI , anda harus bisa memahami gambaran secara keseluruhan dan belajar menjawab pertanyaan.
Mengapa begitu penting mempelajari Teknologi Internetworking ?
Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer, sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference. Pada jaringan lokal dengan jumlah komputer sedikit tidaklah menjadi persoalan. Tantangannya adalah bagaimana menghubungkan antar jaringan saling terkait sehingga semua pengguna dapat menggunakan sumber daya yang ada di jaringan besar yang merupakan gabungan dari beberapa jaringan tersebut.

Untuk Modul bisa di Download di sini : Dasar-dasar Internetworking

Kondisi lainnya adalah ketika anda harus membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil karena unjuk kerja (performance) network yang lambat. Sebuah network yang besar cenderung akan melambat akibat lalu lintas data yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion atau kemacetan (bisa anda analogikan mobil yang banyak dengan jalan sempit). Membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan network segmentation yang bisa dilakukan dengan menggunakan router, switch, dan bridge.
Kemungkinan penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan adalah:
·         Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung ke jaringan yang bisa mengirimkan dan menerima informasi bisa, berupa komputer, workstation, server, printer dan lain-lain) di dalam sebuah broadcast domain
·         Broadcast storm (badai broardcast)
·         Multicasting
·         Bandwith yang kecil
Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar-network. Secara default, router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain.
Broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di sebuah segmen network yang menerima semua paket broadcast yang dikirim oleh peralatan-peralatan di dalam segmen tersebut. Setiap peralatan dalam network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut. Hal ini terjadi kecuali anda mempunyai sebuah router. Ketika interface dari router menerima paket broadcast, ia akan mengatakan Tidak, terima kasih. Dan mengabaikan broadcast tersebut tanpa meneruskan ke network yang lain.
Walaupun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain (collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel jaringan).
Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan anda adalah:
1.   Router secara default tidak meneruskan paket broadcast.
2.   Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 (Network layer) seperti alamat IP.
Berbeda dengan router, switch tidak digunakan untuk menghubungkan antar network tapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN. Tugas utama dari switch adalah membuat LAN bekerja dengan lebih baik dengan mengoptimalkan untuk kerja (performance), menyediakan lebih banyak bandwith untuk pengguna LAN. Tidak seperti router, switch tidak meneruskan paket ke jaringan lain. Switch hanya menghubung-hubungkan frame dari satu port ke port lainnya di jaringan dimana dia berada.
Secara default, switch memisahkan collision domain. Istilah collision domain adalah istilah di dalam Ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network dimana sebuah peralatan mengirimkan paket pada sebuah segmen network, kemudian memaksa peralatan lain di segmen tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan, peralatan yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan terjadinya collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua peralatan harus melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang sangat tidak efesien. Situasi ini bisa terjadi pada jaringan yang menggunakan hub di mana setiap segmen terhubung ke sebuah hub yang dikatakan merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast domain.Berbeda dengan hub, setiap port pada switch merepresentasikan collision domain-nya masing-masing.
Switch memisahkan collision domain tetapi tetap dengan 1 broadcast domain. Berbeda dengan switch, router memisahkan broadcast domain pada setiap interface-nya.
Banyak yang mencampuradukkan istilah bridge dengan switch. Bridge maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua atau empat port, sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai ratusan port. Sehingga switch disebut juga multiport bridge.
Anda bisa menggunakan bridge dalam sebuah network untuk mengurangi collision pada broadcast domain dan menambah jumlah collision domain pada jaringan anda, yang otomatis akan menambah bandwith untuk para pengguna.

Sekolah Kami :

Flag Counter

Yang Online

Trafik Pengunjung

DOWNLOAD PRANGKAT TUGAS :

Statistik Blog

Yang Sering di Baca

Halaman FB TKJ SMK Qamarul Huda Bagu